Langsung ke konten utama

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Tujuan

1.    Mengenal alat-alat klimatologi (pengukur cuaca khsusnya dalam bidang meteorologi pertanian)
2.    Mempelajari prinsip kerja , cara penggunaan alat , serta bermacam-macam data dan kualitas data yang dihasilkan dari alat pengukur anasir alat

1.2.Prinsip Teori
Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari atmosfer bumi khususnya untuk keperluan prakiraan cuaca. Kata ini berasal dari bahasa Yunani meteoros atau ruang atas (atmosfer), dan logos atau ilmu. Meteorologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari dan membahas gejala perubahan cuaca yang berlangsung di atmosfer.
Stasiun Meteorologi alat merupakan suatu tempat, dimana didalamnya mengadakan pengamatan yang continue terhadap keadaan lingkingan, baik itu berhubungan dengan iklim maupu dengan cuaca. Suatu stasiun meteorologi biasanya mengadakan pengamatan kondisi iklim selama sepuluh tahun berturut-turut, segingga akan diperoleh gambaran umum tentang rerata keadaan iklim di suatu tempat atau wilayah tertentu. Untuk mendapatkan hasil pengamatan yang akurat, maka dibutuhkan beberapa persyaratan tertentu. Yang pertama adalah penempatan lokasi stasiun meteorologi harus mewakili keadaan suatu lahan atau wilayah yang luas. Yang kedua adalah masing-masing alat harus dapat memberikan hasil atau data yang absah (tepat dan akurat), tidak mudah rusak, mudah penggunaannya erta perawatannya. Dan yang terakhir atau yang ketiga adalah pengamatan harus dapat dipercaya, terlatih, dan terampil.
Matahari adalah kendali iklim yang sangat penting dan sumber energi di muka bumi yang menimbulkan gerak udara dan arus laut. Unsur utama cuaca dan iklim meliputi suhu udara, kelembapan udara, curah hujan, tekanan udara, angin, intensitas cahaya matahari serta unsur iklim lainnya. Faktor yang mempengaruhi unsur iklim sehingga dapat membedakan iklim di suatu tempat dengan iklim di tempat lain disebut dengan kendali iklim. Iklim membatasi pertumbuhan tanaman di muka bumi, pada umumnya tanaman dan ternak mempunyai kondisi iklim optimumnya masing-masing, namun perlu juga memperhatikan faktor lain, seperti tanah, penyakit, dan fasilitas transfortasi yang dapat mrngubah keseraasian suatu daerah untuk jenis khusus pertanian dan peternakan.
Dalam penempatannya, stasiun meteorologi harus ditempatkan pada daerah terbuka dan representative. Secara umum, luas daerah untuk suatu stasiun meteorologi pertanian dengan peralatan manual biasanya dua sampai dua setengah hektar. Tetapi untuk peralatan yang sifatnya elektronik biasanya memiliki cakupan wilayah yang lebih sempit



BAB II
METODOLOGI

2.1 Waktu dan Tempat
Adapun waktu dan tempat pelaksanaan Praktikum Agroklimatologi ini yaitu pada Hari Selasa,31 Desember 2013 di Laboratorium Universitas Jambi pada jam 08.00-10.00 WIB

2.2 Cara Kerja
  1. Mengamati alat di Laboratorium Klimatologi
  2.  Mencatat dari masing – masing nama alat dan nama dari bagian-bagian dari alat dan fungsi dari alat tersebut dengan seksama
  3.  Foto alat atau bagian-bagian alat tersebut
  4. Pelajari selengkapnya dengan pembimbing/Dosen










































BAB III
PEMBAHASAN


ALAT PENGUKUR KELEMBABAN UDARA
Alat-alat untuk mengukur Relative Humidity dinamakan Psychrometer atauHygrometer. Pada umumnya alat bola kering dan bola basah dinamakanPsychrometer. Dengan Hygrometer, Relative Humidity dapat langsung dibaca.Hygrometer ialah alat yang mencatat Relative Humidity.

·         PSYCHROMETER BOLA BASAH DAN BOLA KERING
Psychrometer ini terdiri dari dua buah thermometer air raksa, yaitu :
1.      Thermometer Bola Kering      : tabung air raksa dibiarkan kering sehingga akan mengukur suhu udara sebenarnya.


thermometer
2.Thermometer Bola Basah       : tabung air raksa dibasahi agar  suhu yang terukur adalah suhu saturasi/ titik jenuh, yaitu; suhu yang diperlukan agar uap air dapat berkondensasi.
Suhu udara didapat dari suhu pada termometer bola kering, sedangkan RH  (kelembaban udara) didapat dengan perhitungan:
image049
image051
image0491
Hal-hal yang sangat mempengaruhi ketelitian pengukuran kelembaban dengan mempergunakan Psychrometer ialah :
a.      Sifat peka, teliti dan cara membaca thermometer-thermometer
b.      Kecepatan udara melalui Thermometer bola basah
c.      Ukuran, bentuk, bahan dan cara membasahi kain
d.      Letak bola kering atau bola basah
e.      Suhu dan murninya air yang dipakai untuk membasahi kain






BAROMETER AIR RAKSA
Membandingkan perbedaan tinggi air raksa dalam tabung gelas dan di dalam bejana. Barometer air raksa berfungsi untuk mengukur tekanan udara. Terdiri dari tabung gelas berisi air raksa, bagian atasnya tertutup dan bagian bawahnya terbuka dimasukkan ke dalam bejana air raksa.
·         Syarat penempatan :
a.      Ditempatkan pada ruangan yang mempunyai suhu tetap (Homogen)
b.      Tidak boleh kena sinar matahari langsung
c.      Tidak boleh kena angin langsung
d.      Tidak boleh dekat lalu-lintas orang
e.      Tidak boleh dekat meja kerja
f.        Penerangan jangan terlalu besar, maximum 25 watts
·         Cara pemasangan :
a.      Dipasang tegak lurus pada dinding yang kuat
b.      Tinggi bejana + 1 m dari lantai
c.      Sebaiknya dipasang di lemari kaca
d.      Latar belakang yang putih untuk memudahkan pembacaan
·         Cara membaca :
a.      Baca suhu yang menempel pada Barometer
b.      Naikkan air raksa dalam bejana, sehingga menyinggung jarum taji
c.      Skala Nonius (Vernier) sehingga menyinggung permukaan air raksa
d.      Baca skala Barometer dan skala Nonius
e.      Gunakan koreksi yang telah disediakan
·         Cara membawa (Transport) :
a.      Barometer dibalik pelan-pelan sehingga bejana berada di atas.
b.      Masukkan dalam kotak transport, dengan bejana tetap diatas
c.      Membawanya bejana harus tetap berada diatas
·         Koreksi-koreksi :
a.    Koreksi Index
b.    Koreksi Lintang
c.     Koreksi Tinggi  : Untuk membandingkan tempat-tempat tertentu diperlukan tekanan udara diatas permukaan laut.
d.    Koreksi Suhu    : Jika pembacaan lebih tinggi dari 0 0C, maka pembacaan Barometer dikurangi dengan koreksi suhu ini, jika lebih rendah dari 0 0C koreksi ditambah.

  • BAROGRAPH
Barograph adalah istilah lain untuk barometer yang dapat merekam sendiri hasil pengukurannya. Barograph umumnya menggunakan prinsip Barometer Aneroid, dengan menghubungkan beberapa kapsul/ cell aneroid dengan sebuah pena untuk membuat track pada kerta pias yang diletakkan pada tabung yang berputar 24 jam per rotasi. Pada pias terdapat garis-garis tegak menunjukkan waktu dan garis mendatar menunjukkan tekanan udara.Tingkat keakuratan dari barograph, salah satunya ditentukan oleh jumlah kapsul/ cell aneroid yang digunakan. Semakin banyak kapsul aneroid yang digunakan maka semakin peka barograph tersebut terhadap perubahan tekanan udara.

 Gambar ini di ambil dari Laboratorium Agroklimatologi UNJA

  • KALIBRATOR BAROMETER/ BAROGRAPH
image0281
Alat yang sering digunakan untuk mengkalibrasikan sebuah barometer/ barograph adalah Vacuum Chamber.Alat ini sebenarnya adalah sebuah tabung tertutup dengan tingkat hampa udara yang dapat diatur (udara didalam tabung dikeluarkan secara perlahan dengan pompa penghisap udara). Barometer standar dan barometer/ barograph yang dikalibrasi harus diletakan dalam tabung secara bersamaan, kemudian dibandingkan penunjukannya untuk mendapatkan nilai koreksi (seiring dengan pengaturan tekanan udara).

  • THERMOMETER TANAH
     Foto ini di ambil dri Laboratorium Agroklimatologi UNJA
Prinsipnya sama dengan thermometer air raksa yang lain, hanya aplikasinya digunakan untuk mengukur suhu tanah dari kedalaman 0, 2, 5, 10, 20, 50 dan 100 cm. Untuk kedalaman 50 dan 100 cm, harus tanam sebuah tabung silinder untuk menempatkan thermometer agar mudah untuk melakukan pembacaan. Untuk kedalaman 0-20 cm, cukup dengan membenamkan bola tempat air raksa sesuai dengan kedalaman yang diperlukan.

  • THERMOMETER APUNG
Thermometer apungThermometer ini merupakan bagian/ kelengkapan dari alat evaporasi panci terbuka. Berfungsi untuk mengetahui suhu permukaan air yang terjadi di permukaan bumi/ tanah. Terdiri dari thermometer maksimum (thermometer air raksa) dan thermometer minimum (thermometer alcohol). Suhu rata-rata air didapat dengan menambahkan suhu makimum dan minimum, kemudian dibagi dua. Letak thermometer harus terapung tepat di permukaan air, sehingga dilengkapi dengan pelampung dibagian depan dan melakang yang terbuat dari bahan yang tahan air/ karat (biasanya almunium). Setelah dilakukan pembacaan, posisi indek pada thermometer minimum harus dikembalikan ke suhu actual dengan memiringkannya. Sedangkan untuk thermometer maksimum, tinggi air raksa juga dikembalikan pada suhu actual dengan menggunakan magnet.

  • KALIBRATOR  THERMOMETER
Alat ini ini berfungsi untuk menguji/ mengkalibrasi thermometer/ thermograph dengan kendali temperatur elektronik, lampu indikator dan satu set termometer standard. Temperature test cabinet biasanya terbuat dari baja tahan-karat dengan kamar uji yang dilengkapi dengan tameng kaca dibagian depan. Dapat digunakan untuk mengkalibrasi 4 termograph/ thermohygrographs secara bersamaan, atau instrumen serupa. Nilai temperatur ditentukan melalui papan tombol dan DPC [DIODE PEMANCAR CAHAYA]
image045

·         PSYCHROMETER ASSMANN
image056Psychrometer assmann terdiri dari 2 buah thermometer air raksa dengan pelindung logam mengkilat. Kedua bola thermometer terpasang dalam tabung logam mengkilat. Kipas angin terletak diatas tabung pada tengah alat. Gunanya untuk mengalirkan (menghisap) udara dari bawah melalui kedua bola. Thermometer langsung menuju keatas. Alat dipasang menghadap angin dan sedemikian sehingga logam mengkilat mencegah sinar matahari langsung ke Thermometer, terutama pada angin lemah dan sinar matahari yang kuat.

·         PSYCHROMETER PUTAR (WHIRLING)
 Gambar ini di ambil dari Laboratorium Agroklimatologi UNJA
Disebut juga sebagai Psychrometer Sling/ Whirling. Alat ini terdiri dari 2 Thermometer yang dipasang pada kerangka yang dapat diputar melalui sumbu yang tegak lurus pada panjangnya. Sebelum pemutaran bola basah dibasahi dengan air murni. Psychrometer diputar cepat-cepat (3 putaran/ detik). Selama + 2 menit, dihentikan dan dibaca cepat-cepat. Kemudian diputar lagi, dihentikan dan dibaca seterusnya sampai diperoleh 3 data. Data yang diambil adalah suhu bola basah terendah. Jika ada 2 suhu bola basah terendah yang diambil suhu bola kering.
·         Keuntungan : bentuknya yang portable dan kemurahan harganya dibandingkan dengan Psychrometer Assmann.
·         Kerugian :
a.      Karena harus diputar diluar sangkar, kedua Thermometernya dipengaruhi radiasi dan dari badan si pengamat.
b.      Waktu hujan tetesan air hujan bias melekat sehingga merendahkan pembacaan.
c.      Kecepatan udara (ventilasi) mungkin terlalu kecil.

  • PENAKAR HUJAN DENGAN WIND-SHIELD
Pemasangan Wind-Shield pada penakar hujan dimaksudkan untuk meniadakan angin putar, sehingga angin yang bertiup melewati corong sedapat mungkin menjadi horizontal.
image063

  • PENAKAR HUJAN JENIS TIPPING BUCKET
image068Bertujuan untuk mendapatkan jumlah curah hujan yang jatuh pada periode dan tempat-tempat tertentu. Pada bagian muka terdapat sebuah pintu untuk mengeluarkan alat pencatat, silinder jam dan ember penampung air hujan. Jika dilihat dari atas, ditengah-tengah dasar corong terdapat saringan kawat untuk mencegah benda-benda memasuki ember (bucket).
Pada prinsipnya jika hujan turun, air masuk melalui corong besar dan corong kecil, kemudian terkumpul dalam ember (bucket) bagian atas (kanan). Jika air yang tertampung cukup banyak menyebabkan ember bertambah berat, sehingga dapat menggulingkan ember kekanan atau kekiri, tergantung dari letak ember tersebut. Pada waktu ember terguling, penahan ember ikut bergerak turun naik. Penahan ember mempunyai dua buah tangkai yang berhubungan dengan roda bergigi. Gerakan turun naik penahan ember menyebabkan kedua tangkainya bergerak pula dan bentuknya yang khusus dapat memutar roda bergigi berlawanan dengan arah perputaran jarum jam. Perputaran roda bergigi diteruskan ke roda berbentuk jantung. Roda yang berbentuk jantung mempunyai sebuah per yang menghubungkan kedua pengatur kedudukan pena yang letak ujungnya selalu bersinggungan dengan tepi roda. Perputaran roda berbentuk jantung akan menyebabkan kedudukan pena bergerak sepanjang tepi roda.
image072

  • RAINGAUGE TEST EQUIPMENT
Raingauge test equipment adalah alat yang ini digunakan untuk menguji/mengkalibrasi peralatan penakar hujan, terutama dari jenis tipping bucket. Alat ini menggunakan prinsip putaran pompa yang alirannya diukur dengan presisi flow meter. Air yang mengalir melalui flow meter ini kemudian dialiri ketipping bucket (sebagai simulasi dari air hujan yang jatuh ke dalam raingauge yang sedang dikalibrasi). Jumlah air yang tercatat di flow meter harus sama dengan jumlah air yang keluar dari raingauge (harus seimbang antara tabung penampungan sebelah kiri dan kanan). Selain itu jumlah tipping pada raingauge juga harus menunjukan nilai yang sama dengan flow meter (tergantung tingkat keakurasian raingauge).

 ALAT PENGUKUR PENGUAPAN
Penguapan ialah proses perubahan air menjadi uap air. Proses ini dapat terjadi pada setiap permukaan benda pada temperatur diatas 0 0K. Faktor-faktor yang mempengaruhi penguapan ialah temperatur benda dan udara, kecepatan angin, kelembaban udara, intensitas radiasi matahari dan tekanan udara, jenis permukaan benda serta unsur-unsur yang terkandung didalamnya.
Dalam meteorologi dikenal dua istilah untuk penguapan yaitu evaporasi dan evapotranspirasi.

  • EVAPORIMETER PANCI TERBUKA
Evaporimeter panci terbuka digunakan untuk mengukur evaporasi. Makin luas permukaan panci, makin representatif atau makin mendekati penguapan yang sebenarnya terjadi pada permukaan danau, waduk, sungai dan lain-lainnya. Pengukuran evaporasi dengan menggunakan evaporimeter memerlukan perlengkapan sebagai berikut :
1.    Panci Bundar Besar
2.    Hook Gauge yaitu suatu alat untuk mengukur perubahan tinggi permukaan air dalam panci. Hook Gauge mempunyai bermacam-macam bentuk, sehingga cara pembacaannya berlainan.
3.    Still Well ialah bejana terbuat dari logam (kuningan) yang berbentuk silinder dan mempunyai 3 buah kaki.
4.    Thermometer air dan thermometer maximum/ minimum
5.    Cup Counter Anemometer
6.    Pondasi/ Alas
7.    Penakar hujan biasa
Panci penguapan
Alat Pengukur Penguapan

  • EVAPORIMETER JENIS PICHE
image079
Piche
Seperti panci penguapan terbuka, alat ini digunakan sebagai pengukur penguapan secara relatif. Maksudnya, alat ini tidak dapat mengukur secara langsung evaporasi ataupun evapotranspirasi yang sesungguhnya terjadi.
Hasil pembacaannya sangat tergantung terhadap angin, iklim dan debu. Pada prinsipnya Piche evaporimeter  terdiri dari:
·         Pipa gelas yang panjangnya + 20 Cm dan garis tengahnya + 1,5 Cm. Pada pipa gelas terdapat skala, yang menyatakan volume air dalam Cm3 atau persepuluhnya. Ujung bawah pipa gelas terbuka dan ujung atasnya tertutup dan dilenghkapi dengan tempat menggantungkan alat tersebut.
·         Piringan kertas filter berbentuk bulat. Kertas ini berpori-pori banyak sehingga mudah menyerap air. Kertas filter dipasang pada mulut pipa terbuka.
·         Penjepit logam, yang berbentuk lengkungan seperti lembaran per. Per ujung yang melekat disekeliling pipa dan ujung lainnya berbentuk sama dengan diameter pipa.


  PENGUKURAN INTENSITAS RADIASI MATAHARI
Untuk mengetahui intensitas radiasi yang jatuh pada permukaan bumi baik yang langsung maupun yang dibaurkan oleh atmosfer. Intensitas radiasi matahari ialah jumlah energi yang jatuh pada suatu bidang persatuan luas dalam satu satuan waktu. Dalam atmosfer bumi terdapat bermacam-macam radiasi seperti :
a.      Direct Solar Radiation (S) yaitu radiasi langsung dari matahari yang sampai ke permukaan bumi.
b.      Radiation Difus (D) yang berasal dari pantulan-pantulan oleh awan dan pembauran-pembauran oleh partikel-partikel atmosfer.
c.      Surface Raflectivity (r) yaitu radiasi yang berasal dari pantulan-pantulan oleh permukaan bumi.
d.      Out Going Terrestial radiation (O), yaitu radiasi yang berasal dari bumi yang berupa gelombang panjang.
e.      Back Radiation (B) yaitu radiasi yang berasal dari awan-awan dan butir-butir uap air dan CO2 yang terdapat dalam atmosfer.
f.        Global (total) Radiation (Q)
g.      Net Radiation (R)
Dengan banyaknya jenis radiasi yang terdapat didalam atmosfer berarti banyak pula alat-alat yang diperlukan untuk mengukur radiasi langsung (S). Misalnya :
·         Pyrheliometer untuk mengukur radiasi langsung (S)
·         Solarimeter dan Pyranometer untuk radiasi total (Q)
·         Pyrgeometer untuk mengukur radiasi bumi (O)
·         Net Pyrradiometer untuk mengukur radiasi total (R)
Pada prinsipnya sensor alat pengukur intensitas radiasi matahari dibagi 2 jenis :
a.    Sensor yang dibuat dari bimetal yaitu 2 jenis logam yang mempunyai koefisien muai panjang yang berbeda dan diletakkan satu sama lainnya. Alat yang memakai sensor jenis ini ialah Actinograph.
b.    Sensor yang dibuat dari Thermopile seperti yang terdapat pada Solarimeter, Pyranometer dll
ALAT PENGUKUR RADIASI MATAHARI
Pengukuran lamanya sinar matahari bersinar dimaksudkan untuk mengetahui intensitas dan berapa lama/ jam matahari bersinar mulai terbit hingga terbenam. Matahari dihitung bersinar terang jika sinarnya dapat membakar pias Campble stokes. Lamanya matahari bersinar dapat dinyatakan dalam presentase atau jam. Untuk keperluan pemasangan dan pengamatan perlu diketahui hal-hal yang menyangkut waktu smeu lokal dan waktu rata-rata lokal. True Solar Day yaitu waktu antara dua gerakan matahari melintasi meridian. Waktu yang didasarkan panjang hari ini disebut apparent solartime atau waktu semu lokal. Waktu ini dapat ditunjukkan oleh sunshine recorder. Waktu semu lokal ialah waktu yang ditentukan oleh gerakan relatif matahari terhadap horizon. Sepanjang tahun lamanya (panjangnya) True Solar Day berbeda-beda. Untuk memudahkan perhitungan dibayangkan adanya matahari fiktif yang beredar mengelilingi bumi dengan kecepatan tetap selama setahun.

  • PENGUKUR SINAR MATAHARI JENIS CAMPBLE STOKES
image081
Campbell Stokes
Lamanya penyinaran sinar matahari dicatat dengan jalan memusatkan (memfokuskan) sinar matahari melalui bola gelas hingga fokus sinar matahari tersebut tepat mengenai pias yang khusus dibuat untuk alat ini dan meninggalkan pada jejak pias. Dipergunakannya bola gelas dimaksudkan agar alat tersebut dapat dipergunakan untuk memfokuskan sinar matahari secara terus menerus tanpa terpengaruh oleh posisi matahari. Pias ditempatkan pada kerangka cekung yang konsentrik dengan bola gelas dan sinar yang difokuskan tepat mengenai pias. Jika matahari bersinar sepanjang hari dan mengenai alat ini, maka akan diperoleh jejak pias terbakar yang tak terputus. Tetapi jika matahari bersinar terputus-putus, maka jejak dipiaspun akan terputus-putus. Dengan menjumlahkan waktu dari bagian-bagian terbakar yang terputus-putus akan diperoleh lamanya penyinaran matahari.

·         SOLARIMETER DAN PYRANOMETER
Digunakan untuk mengukur radaiasi matahari total. Untuk memperoleh data intensitas matahari secara kontinue, Solarimeter dihubungkan ke sebuah alat pencatat yang dinamakan Chart Recorder yang mempunyai sifat Self Balancing Potentiometric yaitu suatu recorder yang bekerjanya berdasarkan keseimbangan antara signal (tenaga listrik yang masuk berasal dari Solarimeter dengan tenaga listrik dari power supply. Gerakan dan kedudukan pena ditentukan oleh keseimbangan kedua unsur tersebut. image083Dengan demikian recorder ini memerlukan tenaga listrik yang diperlukan selain untuk keseimbangan juga untuk menggerakkan pias (Chart) dan jam. Recorder ini sangat peka terutama ketika sedang beroperasi, sedapat mungkin dihindarkan terhadap getaran-getaran yang dapat mengganggu keseimbangan.

ALBEDO METER

Gambar ini di ambil dari Laboratorium Agroklimatologi UNJA
Albedometer diperlukan untuk pengukuran gelombang pendek keseimbangan radiasi dan radiasi tercermin dari tanah dan radiasi global dan radiasi gelombang pendek dipantulkan oleh tanah.
The Albedometer mengukur radiasi dalam kisaran 0-2,8 mikron, dan radiasi gelombang panjang disaring melalui dua
buah sisi kiri dan kanan


ALAT PENGUKUR ANGIN
 Gambar ini di ambil dari Laboratorium Agroklimatologi UNJA
Anemometer
Pergerakan udara atau angin umumnya diukur dengan alat cup counter anemometer, yang didalamnya terdapat dua sensor, yaitu: cup propeller sensor untuk kecepatan angin dan vane/ weather cock sensor untuk arah angin. Untuk pengamatan angin permukaan,Anemometer dipasang dengan ketinggian 10 meter dan berada di tempat terbuka yang memiliki jarak dari penghalang sejauh 10 kali dari tinggi penghalang (pohon, gedung atau sesuatu yang menjulang tinggi). Tiang anemometer dipasang menggunakan 3 buah labrang/ kawat penahan tiang, dimana salah satu kawat/labrang berada pada arah utara dari tiang anemometer dan antar labrang membentuk sudut 1200. Pemasangan penangkal petir pada tiang anemometer merupakan faktor terpenting terutama untuk daerah rawan petir. Hal ini mengingat tiang anemometer memiliki ketinggian 10 meter dengan ujung-ujung runcing yang membuatnya rawan terhadap sambaran petir.

  • PSYCHROMETER ASSMANN
image056Psychrometer assmann terdiri dari 2 buah thermometer air raksa dengan pelindung logam mengkilat. Kedua bola thermometer terpasang dalam tabung logam mengkilat. Kipas angin terletak diatas tabung pada tengah alat. Gunanya untuk mengalirkan (menghisap) udara dari bawah melalui kedua bola. Thermometer langsung menuju keatas. Alat dipasang menghadap angin dan sedemikian sehingga logam mengkilat mencegah sinar matahari langsung ke Thermometer, terutama pada angin lemah dan sinar matahari yang kuat.



KESIMPULAN
1.      Alat klimatologi biasanya disimpan di dalam sangkar meteorologi, agar terlindung dari hujan dan debu
2.      Stasiun meteorologi pertanian minimal dilakukan selama 10 tahun berturut-turut.
3.      Stasiun meteorologi sangat diperlukan untuk mengetahui atau mengidentifikasi keadaan iklim dan cuaca pada suatu tempat.
4.      Stasiun meteorologi pertanian adalah suatu tempat untuk mengadakan pengamatan secara terus menerus kedadaan lingkungan (atmosfer).
5.      Alat meteorologi system AWS memiliki hasil akurasi yang lebih epektif dibandingkan dengan alat-alat manual.
6.      Wind Speed (Cup Anemometer) kelebihan alat ini adalah memiliki ketelitian yang cukup baik dan praktis untuk digunakan karena ukurannya tidak terlalu besar
7.      Kelebihan dari ombrograf adalah alat ini lebih praktis digunakan dari pada ombrometer karena alat ini bekerja secara otomatis.
8.      Kelebihan dari solarimeter tipe Jordan adalah data pengamatan dapat terlihat setiap sore.
9.      Kelebihan dari panci evaporasi kelas A adalah penempatan alat pada tempat terbuka sehingga penguapan air pada suatu lahan dapat diukur dengan baik.
10.  Kelebihan dari piche evaporasi adalah mudah dipindahkan, selain itu alat ini mempunyai ukuran yang kecil sehingga tidak dibutuhkan tempat yang luas.
11.  Sifat umum alat meteorologi antara lain harus seteliti mungkin (akurat) harus peka agar diperoleh ketelitian yg tinggi,harus kuat & tahan lama agar dpt memberikan, pelayanan dlm jangka pjg, harus mudah dipakai & sederhana serta biasanya harganya murah.
SARAN
    1. Hendaknya praktikum Agroklimatologi ini dilakukan dengan alat yang lebih memadai lagi





LAPORAN PRAKTIKUM AGROKLIMATOLOGI
PENGENALAN ALAT-ALAT AGROKLIMATOLOGI
Dosen Pembimbing:
1.Hj.Elys Kartika M.Si
2.Ir.Endriayani,Mp
Disusun Oleh :
Nama : Arif Gunawan
NIM   : D1A012006

PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI A
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2013

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EKTRASI DNA

LAPORAN PRAKTIKUM GENETIKA OLEH ARIF GUNAWAN D1A012006 LABORATORIUM PEMULIAN TANAMAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI JANUARI 2015 EKTRASI DNA Tujuan             Mahasiswa dapat melakukan ekstraksi DNA beberapa jenis tanaman Prinsip Teori             Isolasi DNA adalah proses pengeluaran DNA dari tempatnya berada (ekstraksi atau lisis) biasanya dilakukan dengan homogenasi dan penambahan buffer ekstraksi atau buffer lisis untuk mencegah DNA rusak (Yuwono, 2008).            Pada sel eukariotik termasuk tanaman dan hewan bagian terbesar dari DNA berada pada nukleus yaitu organel yang dipisahkan dari sitoplasma dengan membran. Nukleus terdiri dari 90 % keseluruhan DNA seluler. Sisa DNA adalah organel lain seperti mitokondria dan kloroplas. Karena DNA terdapat pada nukleus, maka perlu adanya...

Giberelin

NAMA             : ARIF GUNAWAN NIM                 : D1A012006 FAKULTAS    : PERTANIAN/AGROTEKNOLOGI  ZAT PENGATUR TUMBUH GIBERELIN 1. Pengertian Giberelin: Giberelin  adalah zat tumbuh yang sifatnya sama atau menyerupai hormon auksin, tetapi fungsi giberelin sedikit berbeda dengan auksin. Fungsi giberelin adalah membantu pembentukan tunas/ embrio, Jika embrio terkena air, embrio menjadi aktif dan melepaskan hormon giberelin (GA). Hormon ini memacu aleuron untuk membuat (mensintesis) dan mengeluarkan enzim. Enzim yang dikeluarkan antara lain: enzim α-amilase, maltase, dan enzim pemecah protein Enzim tersebut berperan memecah senyawa amilum yang terdapat pada endosperm (cadangan makanan) menjadi senyawa glukosa. Glukosa merupakan sumber energy pertumbuhan. Apabila giberelin diberikan pada tumbuhan kerdi...